INFO TERBARU
Showing posts with label TIPS. Show all posts
Showing posts with label TIPS. Show all posts

Sunday, January 17, 2021

Tips Marinasi Buat Daging Ayam Lebih Enak dan Mantap

Agar hidangan ayam atau daging terasa lebih nikmat saat dimasak ada baiknya lakukan perendaman atau proses marinasi lebih dulu sekitar 30 menit atau lebih. Perendaman semalaman di kulkas juga cukup disarankan untuk mendapatkan cita rasa yang lebih pas. Tahukah sahabat foodnessia bahwa marinasi ternyata tidak sekedar membuat daging atau olahan lainnya lebih nikmat? Proses perendaman ini juga sekaligus membuat tektur daging menjadi lebih empuk.

Hidangan Ayam (Foto : Oiyour/Flikcr)

Apa Itu Marinasi?

Marinasi merupakan proses perendaman makanan ke dalam cairan bumbu khusus yang dibuat agar olahan terasa lebih asam. Proses tidak hanya membuat olahan memiliki cita rasa khusus akan tetapi juga menjadikan olahan tahan lebih lama. Pada umumnya, marinasi sederhana dapat dilakukan dengan merendam olahan menggunakan cairan garam dan jeruk nipis. Hal ini juga bertujuan untuk menghilangkan bau amis pada olahan seperti ikan. 

Sekarang ini proses marinasi telah berkembang jauh lebih pesat. Terdapat bermacam-macam formula khusus dengan campuran aneka ragam rempah-rempah untuk menguatkan rasa olahan saat di masak nanti. 

Tips Marinasi

Agar marinasi lebih maksimal, sahabat foodnessia sebaiknya menyimak beberapa tips sederhana berikut ini. Apa saja?

1. Gunakanlah rempah dan bumbu segar dalam proses marinasi agar mendapatkan rasa yang lebih pas. Menggunakan bumbu bubuk memang akan lebih praktis, akan tetapi baik dari segi rasa dan aroma cenderung kurang optimal.

2. Tempatkan pada wadah tertutup setelah proses pencampuran bumbu marinasi dan olahan selesai dilakukan. 

3. Memarinasi daging atau ayam terlalu lama akan membuat tekstur sangat lembek. Untuk itu perhatikan durasi yang tepat saat memarinasi. Jika ingin segera dihidangkan, cukup memarinasi sekitar dua jam untuk mendapatkan rasa yang pas.

4. Tidak perlu meniriskan ayam saat proses ingin dimasak. Hal tersebut dapat mengurangi intensitas rasa pada hidangan.

5. Masak bumbu marinasi terlebih dahulu untuk dijadikan sebagai saus atau olesan pelengkap baik saat dimasak maupun saat dihidangkan. 

Itulah beberapa tips dan penjelasan terkait marinasi. Jika teman-teman memiliki saran, kritik dan ide membangun lainnya silahkan sampaikan di kolom komentar. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. 

Saturday, May 2, 2020

Perbedaan Ikan Laut dan Ikan Tawar, Selain Lebih Gurih, Ikan Laut Ternyata ....

Mengkonsumsi ikan akan sangat bermanfaat untuk tubuh kita. Selain mengandung omega-3 yang baik untuk kesehatan otak, Ikan juga memiliki banyak nutrisi seperti folat dan DHA yang baik untuk anak-anak dan ibu hamil.

Ilustrasi/Pixabay
Secara umum kita mengenal ada dua jenis ikan, yaitu ikan laut dan ikan tawar. Keduanya memiliki perbedaan yang cukup mencolok, terutama dari segi tekstur bagian tubuh dan tulangnya. Berikut 4 perebedaan umum dari ikan laut dan ikan darat.

1. Rasa

Menyajikan ikan laut sebagai hidangan tak perlu bersusah payah. Cukup diberikan bumbu sedikit saja, ikan laut akan memiliki rasa yang gurih dan nikmat. Bahkan, ikan laut sendiri dapat dijadikan sebagai olahan mentah dengan taburan perasan jeruk nipis.

Beda halnya dengan ikan tawar yang cenderung memerlukan bahan tambahan lebih banyak. Dengan habitatnya di sungai atau air tawar, ikan jenis ini memiliki bau amis seperti lumpur. Tetapi jangan khawatir, sobat foodniser cukup memberi perasan jeruk nipis pada ikan air tawar yang sudah dibersihkan. Rasanya pun tidak akan kalah gurih dari ikan laut.

ilustrasi/pixabay
2. Tulang

Berada di habitat dengan aliran air yang cukup deras menjadikan tekstur tulang pada ikan laut lebih besar dan tajam. Tapi jangan salah, daging pada ikan laut lebih lembut dan enak untuk dimakan. Sedangkan air tawar hidup pada habibat air yang tenang tanpa aliran yang cukup deras. Hal tersebut menjadikan struktur tulang pada ikan tawar cenderung lebih kecil, tapi jangan salah, karena beberapa ikan tawar juga memiliki tulang yang tajam.

3. Nutrisi

Kandungan omega-3 pada ikan laut lebih banyak dari ikan tawar. Selain kandungan omega-3 yang tinggi, ikan laut juga memiliki kandungan DHA dan EPA yang sangat tinggi. Hal ini sangat baik untuk perkembangan janik dan pertumbuhan anak-anak. Sangat disarankan bagi sobat foodniser untuk mengonsumi ikan sebagai hidangan utama dalam menu harian.

ilustrasi/pixabay
4. Harga

Hal terakhir yang membedakan ikan air laut dan ikan air tawar adalah dari jenis harganya. Biasanya ikan air laut memiliki harga yang lebih tinggi. Tentunya hal itu sebanding dengan rasa dan kandungan gizinya. Akan tetapi, ikan tawar juga kaya akan manfaat. Harganya yang terjangkau membuat ikan tawar juga cukup diminati masyarakat.

Bagaimana foodniser? itulah perbedaan singkat dari ikan laut dan ikan tawar. Semua tergantung dari selera kita masing-masing.

Thursday, April 30, 2020

Menyimpan Beras, Cara Aman Agar Tidak Berkutu

Hai, sobat foodniser. Pernah gak sih, beras yang kita simpan jadinya berkutu dan berbau apek? Tentunya hal ini membuat kita merasa gak nyaman. Nah mungkin beberapa tips ini dapat dipakai untuk menyimpan beras dengan cara yang aman. Yuk kita simak.

Beras/ImageParty-Pixabay

1. Menyimpan Beras Bersama Daun Jeruk atau Daun Pandan

Selain sebagai pewangi masakan, daun jeruk ataupun daun pandan juga dapat digunakan untuk megusir serangga atau kutu. Menyimpannya di wadah bersama dengan beras akan menjadi pilihan yang baik agar beras kita aman. Selain itu, aroma beras pun menjadi lebih wangi ketika dimasak.

Daun Jeruk/Pexel-Pixabay
2. Wadah Tidak Boleh Lembab

Hal yang wajib dihindari ketika meyimpan beras adalah jangan sampai wadah atau penampung yang kita gunakan berada pada kondisi yang lembab. Hal ini dapat memicu bakteri yang menyebabkan bau apek pada beras. Untuk itu sobat foodniser, simpanlah beras pada wadah yang kering.

Ilustrasi/Moritz320-Pixabay
3. Menyimpan Beras Bersama Daun Salam

Selain daun jeruk atau daun pandan, menyimpan beras bersama daun salam juga berkhasiat mengusir kutu atau serangga. Letakkan beberapa daun salam di wadah penyimpanan beras untuk menghindari pengotoran, pencemaran atau kontaminasi

Ilustrasi/Lebensmittelfoto-Pixabay

Itulah tiga tips cara menyimpan beras dengan aman. Masih banyak tips lainnya, akan tetapi sobat foodniser dapat mencoba salah satu dari tiga tips sederhana di atas. Bagaimana? Jika ada saran silahkan komentar di bawah yah. See you

Ide Bisnis Roti Gulung Tanpa Abon, Praktis dan Menguntungkan

Pernakah kita mencoba satu jajanan unik dan praktis satu ini? Rasanya enak dan gurih dapat menjadi ladang bisnis yang cukup menjanjikan loh. Namanya adalah Roti Gulung Abon. Dari namanya saja sudah kerasa enak banget yah. Apalagi dapat dijadikan sebagai menu takjil berjualan di bulan Ramadhan. Bagaimana resepnya? Gampang banget kok, yuk kita cek.

Screenshot/Roti Gulung Abon - Sobat Dapur
Bahan
1 buah cabe merah, iris tipis
1 lembar daun bawang, iris tipis
1 butir telur ayam, kocok lepas
Roti Tawar, potong pinggirannya
1 sdm SKM
5 sdm Mayonaise
Margarin untuk memasak
Abon sesuai selera

Cara Membuat
1. Panaskan margarin di wajan, lalu masukkan satu buah roti.
2. Oleskan telur pada permukaan roti, lalu taburkan cabe merah dan daun bawang, atur sedemikian rupa agar kelihatan menarik.
3. Oleskan lagi telur pada permukaan roti yang sudah ditaburi, tunggu sejenak.
4. Balik permukaan roti dan panaskan.
5. Angkat roti ke wadah.
6. Campurkan susu kental manis dan mayonaise, lalu oleskan pada permukaan roti yang kosong
7. Taburkan 2-3 sdm abon sesuai selera.
8. Gulung roti lalu belah menjadi dua
9. Oleskan lagi campuran mayonaise dan susu pada dua ujung roti dan taburkan abon sesuai selera.
10. Roti Gulung Abon siap disajikan.

Screenshot/Roti Gulung Abon - Sobat Dapur
Enak banget yah. Menu takjil ini dapat dinikmati bersama keluarga. Tidak hanya itu, kita pun dapat menjadikannya sebagai objek bisnis di bulan Ramadhan. Soal harga dikondisikan saja yah. Berikut video pembuatannya dari Sobat Dapur Channel. Check it out. 
 
Copyright © 2014 FOODNESSIA. Designed by OddThemes